(Buku) Belajar dengan Otak Kanan

Posted on Posted in Review
Share this : Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterPin on PinterestShare on TumblrEmail this to someonePrint this page

Cara Belajar Asyik dan Keren

Pernahkah terpikir, bagian tubuh mana saja yang tidak pernah berhenti bekerja? Salah satu jawabannya adalah otak kita. Ya, otak tidak pernah berhenti bekerja, dia seperti dapur pacu pada perangkat komputer. Meskipun saat kita beristirahat seperti tidur misalnya, otak kita tetap bekerja. Begitu banyak dan vital sekali fungsi otak sebagai bagian dari tubuh kita.

Berbicara tentang otak kita, tahukah Anda bahwa otak kita terdiri dari banyak sekali sel dan saraf. Namun sebagai gambaran besar, otak kita terbagi atas dua bagian yaitu otak kanan dan otak kiri. Dua bagian ini memiliki fungsi dan karakteristik yang sangat berbeda. Otak kanan memilki spesialisasi pemikiran yang cenderung abstrak seperti imaginasi, ide, rasa, sensasi, kreatifitas, dan lain-lain yang kebanyakan tidak bisa dirasa dengan indera tubuh kita. Sedangkan otak kiri memiliki spesialisasi kerja yang terkait dengan logika. Seperti kemampuan berhitung, menghafal, berpikir sebab akibat, yang kesemuanya memilki pemahaman logis dan dapat dijabarkan dengan gamblang.

Kedua bagian otak kanan dan kiri juga memiliki yang disebut dengan potensi pikiran. Otak kiri memiliki potensi pikiran sadar, sedangkan otak kanan adalah pikiran bawah sadar. Pikiran sadar adalah pikiran yang mengatur rutinitas, kebiasaan pada diri manusia. Semua hal yang berlangsung teratur dan konsisten diolah oleh pikiran sadar. Sedangkan pikiran bawah sadar adalah pikiran yang keberadaanny sering kali tidak dapat diidentifikasi. Pikiran sadar kerap hadir tanpa direncanakan, namun demikian pikiran ini justru mampu mengendalikan pikiran sadar dan tidak sebaliknya. Jika pikiran sadar berdasar kepada logika-logika, pikiran bawah sadar berdasar kepada rangsangan terhadap hal-hal yang sudah menjadi kebiasaan dan tidak perlu memggunakan pikiran khusus untuk tampil keluar. Pikiran bawah sadar merespon banyak hal secara otomatis, seperti misalnya adalah spontanitas. Oleh karena sifatnya yang spontan maka itu dibutuhkan filter pikiran yang disebut dengan Critical Factors. Fungsinya adalah menyaring input yang tidak baik agar tidak masuk ke alam sadar ataupun bawah sadar yang mungkin menggugah reaksi spontan.

Karena sifat pikiran bawah sadar yang unik, dan mampu menggerakan pikiran sadar, saat ini fenomena tersebut banyak dimanfaatkan untuk menanamkan berbagai informasi atau input kedalam pikiran bawah sadar. Ini semua karena input yang ditanamkan di bawah sadar akan spontan menggerakan alam sadar untuk mengikutinya. Seperti misalnya kondisi bahagia, kondisi fokus, bisa ditanamkan melalui berbagai cara. Dengan begitu makin disadari bahwa otak kanan dengan spesialisasi alam bawah sadarnya bisa sangat berguna besar.

Banyak sekali cara belajar dengan otak kanan ini, seperti cara memberikan input terbaik melalui mekanisme Repetisi, Lingkungan Figur, Emosi, dan Kondisi Theta (kondisi bermimpi pada saat tidur ringan, pada saat ini filter pikiran tidak aktif).

Dengan memahami proses input informasi kedalam pikiran, kita mampu mengembangkan kepada cara belajar yang paling tepat, seperti misalnya cara menanamkan sugesti terhadap kegiatan belajar yang dapat dilakukan dengan berbagai cara. Hal ini pula yang kemudian akan melahirkan gaya belajar yang bermacam-macam yang tujuannya tetap sama yaitu menanamkan informasi kedalam otak kita.

Dengan memahami fungsi dan karakteristik bagian otak kanan dan kiri kita mampu untuk memaksimalkan fungsi dari tiap bagian otak tersebut.

Yang sangat menarik dari buku ini adalah dengan mengetahui fungsi detail otak kanan kita, begitu banyak potensi yang bisa dikembangkan. Otak kanan yang mampi mengontrol pikiran sadar bisa sangat berguna bila dilatih dengan baik. Nah, di buku ini diulas sangat detail berbagai macam cara dan latihan ideal untuk melatihnya. Penjelasan yang sangat terperinci dilengkapi dengan visual menjadikan belajar melalui buku ini menjadi sangat sederhana dan mudah.

Share this : Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterPin on PinterestShare on TumblrEmail this to someonePrint this page

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *